SMBD Error
Posted by Arief Fajar Nursyamsu in Networking
I had a problem with my Samba Server because of libgcrypt and libgpg-error update. Here is what smbd said:
intranet# smbd -v
/libexec/ld-elf.so.1: Shared object “libgcrypt.so.13″ not found, required by “smbd”
First solution is to upgrade the Samba, but I found another error:
=> Patch patch-Makefile.in failed to apply cleanly.
*** Error code 1
Stop in /usr/ports/net/samba3.
*** Error code 1
So to keep it simple (in the stupid way) :D, here are what I did to solve the problem instead of reinstalling Samba:
- Locate for the libgcrypt.so.13 that gave me no result.
- Go to /usr/local/lib/ and copy the existing libgcrypt.so.15 (caused by update) and give it name: libgcrypt.so.13
intranet# cp libgcrypt.so.15 libgcrypt.so.13
- Run smbd again, and returned this
intranet# smbd
/libexec/ld-elf.so.1: Shared object “libgpg-error.so.1″ not found, required by “smbd”
- Go to /usr/local/lib/ and copy the existing libgcrypt.so.0(caused by update) and give it name: libgpg-error.so.1
intranet# cp libgpg-error.so.0 libgpg-error.so.1
- Run smbd again
intranet# smbd
intranet#
- Voila, it works.
I think this trick can be applied to other problems due to “not found shared object”.
Note: I use FreeBSD 5.5-STABLE
Tags: FreeBSD, Samba, Tips, Tricks | No Comments »
[RESOLVED] jabberd2: ERROR: sm died. Shutting down server.
Posted by Arief Fajar Nursyamsu in Networking
Sometime when you have a power outage on your jabber server while the service is running, you can not start jabberd. In my case it returned:
ERROR: sm died. Shutting down server.
It happened because the c2s component is trying to bind with the same hostname as sm component.
This problem can be resolved by changing the value on <id> tag on c2s.xml to any string.
More about jabberd2 can be found here.
Tags: instant messenger, jabberd2 | No Comments »
Perintah Untuk NAT Di Linux
Posted by Arief Fajar Nursyamsu in Networking
Beberapa waktu yang lalu saya perlu untuk membuka akses ke CCTV yang berada di jaringan lokal agar dimungkinkan melihat CCTV melalui internet. Konfigurasi CCTV memungkinkan untuk mengeset port selain port 80. CCTV biasa diakses dengan http://192.xxx.xxx.xxx:80, atau melalui software berbasis jawa yang harus di-install di PC.
Untuk memberikan akses user dari luar jaringan (melalui internet), maka perlu dilakukan penerjemahan alamat network yang umum disebut sebagai NAT (Network Address Translation).
CCTV nantinya akan diakses melalui: http://cctv.mydomain.com:81 yang akan diterjemahkan menjadi http://192.xxx.xxx.xxx:80. Kenapa saya menggunakan 81 untuk port akses dari internet? Ini disebabkan port 80 sudah digunakan untuk web server.
Berikut perintah NAT untuk menyelesaikan masalah di atas:
# iptables -t nat -A PREROUTING -d YOUR_PUBLIC_IP/32 -p tcp -m tcp –dport 81 -j DNAT –to-destination YOUR_PRIVATE_IP:80
Catatan: ganti YOUR_IP_PUBLIC dengan IP Public Anda dan YOUR_PRIVATE_IP dengan IP Privat Anda.
Selanjutnya perintah tersebut bisa disimpan dengan perintah
# iptables -save
Saya tidak menyimpannya, tetapi perintah itu saya masukkan di-startup file karena alasan kepraktisan

Tags: CCTV, IPTables, Linux, NAT | 2 Comments »
Mengganti String Secara Masal Di Database MySQL
Posted by Arief Fajar Nursyamsu in Web Development
Beberapa waktu yang lalu, saya bertanya kepada mas Jauhari tentang cara menghandle URL untuk uploaded file di WordPress. Secara default, WordPress akan menggunakan recent URL (URL web, dalam kasus saya adalah: http://local.web/) pada meta file yang diupload.
Saya sedang mengerjakan sebuah website berbasis WordPress dan berencana mengisi content di localhost. Masalah yang saya temui tentu saja saat melakukan upload file, maka meta di file tersebut akan terisi: http://local.web/wp-content/uploads/…”. Sehingga ketika saya upload ke hosting, pasti bakalan ada masalah jika ada post yang menggunakan file tersebut. Misalnya untuk image tag <img src=”..”>.
Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Yaitu:
- Mengisi content secara online dengan menggunakan URL yang sebenarnya. Tetapi tentu saja saya harus online.
- Membuat virtual host dengan domain sama persis dengan yang akan digunakan. Tetapi akan menimbulkan masalah kalau saya akan mengakses web yang sebenarnya (versi lama), walaupun bisa dinyalakan atau dimatikan dengan mengedit file hosts.
- Mengganti semua string “http://local.web/” menjadi “http://domain.com/” di dalam post, secara manual (Manage > Post > Edit).
- Mengganti semua string “http://local.web/” menjadi “http://domain.com/” di setiap record di dalam database.
Solusi yang saya pilih adalah menggunakan opsi no 4. Mengganti string di MySQL dengan metode “find replace”. Cara melakukakannya juga mudah. Bisa mengunakan phpMyAdmin atau console MySQL. Berikut ini perintah untuk mengganti string secara masal di database MySQL.
UPDATE nama_tabel SET nama_kolom = REPLACE(nama_kolom,"string_asal","string_pengganti")
Jika bekerja dengan WordPress, dan ingin mengupdate semua post yang memiliki string http://local.web/, berikut contoh perintah SQL-nya.
UPDATE `wp_posts` SET `post_content` = REPLACE(`post_content`,"http://local.web/","http://domain.com/")
Selesai. Tetapi saat menulis ini saya kembali berpikir ulang, dan saya pikir opsi nomer 2 lebih praktis buat saya. Tinggal memberi tanda # pada record yang menunjukkan bahwa domain.com berada di 127.0.0.1
Pilihan mana yang cocok buat Anda?
Catatan tambahan:
Tags: MySQL, WordPress | No Comments »
Microsoft Rugi Jutaan Dolar Karena Pembajakan
Posted by Arief Fajar Nursyamsu in General
Dari news ticker di tvOne:
Microsoft rugi jutaan dolar karena pembajakan.
Komentar saya:
Salah sendiri produknya dijual mahal. Kalau dijual murah kan tidak bakalan sebesar itu kerugiannya.
Tags: Microsoft | 4 Comments »