Perintah Untuk NAT Di Linux

Posted in Networking on April 26st, 2008 | (3,791) Comments

Beberapa waktu yang lalu saya perlu untuk membuka akses ke CCTV yang berada di jaringan lokal agar dimungkinkan melihat CCTV melalui internet. Konfigurasi CCTV memungkinkan untuk mengeset port selain port 80. CCTV biasa diakses dengan http://192.xxx.xxx.xxx:80, troche atau melalui software berbasis jawa yang harus di-install di PC.

Untuk memberikan akses user dari luar jaringan (melalui internet), maka perlu dilakukan penerjemahan alamat network yang umum disebut sebagai NAT (Network Address Translation).

CCTV nantinya akan diakses melalui: http://cctv.mydomain.com:81 yang akan diterjemahkan menjadi http://192.xxx.xxx.xxx:80. Kenapa saya menggunakan 81 untuk port akses dari internet? Ini disebabkan port 80 sudah digunakan untuk web server.

Berikut perintah NAT untuk menyelesaikan masalah di atas:

# iptables -t nat -A PREROUTING -d YOUR_PUBLIC_IP/32 -p tcp -m tcp –dport 81 -j DNAT –to-destination YOUR_PRIVATE_IP:80

Catatan: ganti YOUR_IP_PUBLIC dengan IP Public Anda dan YOUR_PRIVATE_IP dengan IP Privat Anda.

Selanjutnya perintah tersebut bisa disimpan dengan perintah

# iptables -save

Saya tidak menyimpannya, tetapi perintah itu saya masukkan di-startup file karena alasan kepraktisan :D

CCTV Login Using FQDN

Mengganti String Secara Masal Di Database MySQL

Posted in Web Development on April 9st, 2008 | (4,052) Comments

Beberapa waktu yang lalu, stuff saya bertanya kepada mas Jauhari tentang cara menghandle URL untuk uploaded file di WordPress. Secara default, store WordPress akan menggunakan recent URL (URL web, dalam kasus saya adalah: http://local.web/) pada meta file yang diupload.

Saya sedang mengerjakan sebuah website berbasis WordPress dan berencana mengisi content di localhost. Masalah yang saya temui tentu saja saat melakukan upload file, maka meta di file tersebut akan terisi: http://local.web/wp-content/uploads/…”. Sehingga ketika saya upload ke hosting, pasti bakalan ada masalah jika ada post yang menggunakan file tersebut. Misalnya untuk image tag <img src=”..”>.

Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Yaitu:

  1. Mengisi content secara online dengan menggunakan URL yang sebenarnya. Tetapi tentu saja saya harus online.
  2. Membuat virtual host dengan domain sama persis dengan yang akan digunakan. Tetapi akan menimbulkan masalah kalau saya akan mengakses web yang sebenarnya (versi lama), walaupun bisa dinyalakan atau dimatikan dengan mengedit file hosts.
  3. Mengganti semua string “http://local.web/” menjadi “http://domain.com/” di dalam post, secara manual (Manage > Post > Edit).
  4. Mengganti semua string “http://local.web/” menjadi “http://domain.com/” di setiap record di dalam database.

Solusi yang saya pilih adalah menggunakan opsi no 4. Mengganti string di MySQL dengan metode “find replace”. Cara melakukakannya juga mudah. Bisa mengunakan phpMyAdmin atau console MySQL. Berikut ini perintah untuk mengganti string secara masal di database MySQL.

UPDATE nama_tabel SET nama_kolom = REPLACE(nama_kolom,"string_asal","string_pengganti")

Jika bekerja dengan WordPress, dan ingin mengupdate semua post yang memiliki string http://local.web/, berikut contoh perintah SQL-nya.

UPDATE `wp_posts` SET `post_content` = REPLACE(`post_content`,"http://local.web/","http://domain.com/")

Selesai. Tetapi saat menulis ini saya kembali berpikir ulang, dan saya pikir opsi nomer 2 lebih praktis buat saya. Tinggal memberi tanda # pada record yang menunjukkan bahwa domain.com berada di 127.0.0.1 :D

Pilihan mana yang cocok buat Anda?

Catatan tambahan:

Microsoft Rugi Jutaan Dolar Karena Pembajakan

Posted in Networking on April 4st, 2008 | (1,303) Comments

Dari news ticker di tvOne:

Microsoft rugi jutaan dolar karena pembajakan.

Komentar saya:

Salah sendiri produknya dijual mahal. Kalau dijual murah kan tidak bakalan sebesar itu kerugiannya.

Javascript: Highlight All Text In Textfield On Focus

Posted in Web Development on April 3st, 2008 | (4,330) Comments

During my development for the company’s information system, look I found that automatically highlight all text in a textfield can help users to easily delete it’s content, rather than have to block the text or use “Ctrl+A”.

I use Javascript event onFocus() and select() function. Here is how to add it on the textfield properties:

<input name=”country” type=”text” id=”country” value=”Highlighted Text” onFocus=”javascript:this.select()”>

Arief Di Solo

Posted in General on April 3st, 2008 | (3,430) Comments

Alhamdulillah, prescription akhirnya saya bisa juga menempati rumah baru di arief.disolo.com. Terima kasih buat Mandiri Hosting yang sudah menyediakan space untuk blog ini.

Karena masih baru, viagra sale maka saya harus usung-usung untuk memindahkan posting dari rumah lama e sini. Nyicil sedikit demi sedikit, karena kontrakan di rumah lama masih gratis. Berharapnya semua posting bisa dipindahkan secara manual.

Lho, kan di WordPress ada export-import? Ah WordPress kan tidak bisnis export-import, mana bisa? Hehehehe

Alasan saya untuk memindahkan secara manual adalah biar topik-topik di rumah lama masih bisa diakses oleh pengunjung. Kalau saya main export-import, nanti ada efek samping yang tidak bagus. Jika saya hanya melakukan export-import tanpa menghapus blog Riefsa, ini bisa jadi Dupplicate Content Issue yang tentu saja tidak disukai oleh Google. Agar disukai oleh Google, berarti blog  Riefsa harus dihapus. Nah kalau blog Riefsa dihapus, kasihan pengunjung yang sudah Googling dan menemukan blog Riefsa tapi menemui pesan “This Blog Has Been Deleted”.

Jadi solusinya adalah dengan memindahkan posting-posting saya secara manual dan mengganti isi posting di sana dengan “Posting ini telah dipindah ke …” :D

Selamat datang di blog ini. Halaman kontak masih saya buat. Maaf tidak ada acara slup-slupan.

Terima kasih.

RSS