<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Business &#38; I &#187; Business Ideas</title>
	<atom:link href="http://arief.disolo.com/category/business-ideas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arief.disolo.com</link>
	<description>Business Development by Arief Fajar Nursyamsu</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 May 2010 05:13:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Tambal Ban Panggilan</title>
		<link>http://arief.disolo.com/tambal-ban-panggilan/</link>
		<comments>http://arief.disolo.com/tambal-ban-panggilan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 09:05:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arief Fajar Nursyamsu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Ideas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arief.disolo.com/?p=135</guid>
		<description><![CDATA[Layak diacungi jempol, bukan hanya 4, kalau perlu pinjem jempol orang lain. Bapak ini memang besar sekali empatinya kepada siapa saja yang mengalami bocor/pecah ban. Bener kan? Jika Anda mengalaminya, pasti bingung mikir nyari tambal ban dimana. Beliau memberikan solusi atas masalah Anda. Cukup telpon saja, tidak perlu mendorong kendaraan yang nyata-nyata ban-nya bocor. Dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Layak diacungi jempol, bukan hanya 4, kalau perlu pinjem jempol orang lain. Bapak ini memang besar sekali empatinya kepada siapa saja yang mengalami bocor/pecah ban. Bener kan? Jika Anda mengalaminya, pasti bingung mikir nyari tambal ban dimana. Beliau memberikan solusi atas masalah Anda. Cukup telpon saja, tidak perlu mendorong kendaraan yang nyata-nyata ban-nya bocor. Dan tidak perlu dipencet-pencet kalau sudah tahu kempes.. hehehehe..</p>
<p style="text-align: center;"><a title="Tambal Ban Panggilan by arief.disolo, on Flickr" href="http://www.flickr.com/photos/ariefdisolo/3119427121/"><img class="aligncenter" src="http://farm4.static.flickr.com/3236/3119427121_b97206a6aa.jpg" alt="Tambal Ban Panggilan" width="500" height="375" /></a></p>
<p><span id="more-135"></span><br />
Sebagaimana delivery service makanan cepat saji, tentunya juga ada coverage area-nya. Setahu saya masih di sekitar kampus UNS, termasuk di Puncak Solo <img src='http://arief.disolo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Strategi marketingnya: tempel pamflet, pasang nomer telpon. Mungkin jika dilengkapi dengan Blackberry, bisa nge-plurk, atau nge-twit ya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arief.disolo.com/tambal-ban-panggilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis Jual Beli Pecahan Uang Baru</title>
		<link>http://arief.disolo.com/bisnis-jual-beli-pecahan-uang-baru/</link>
		<comments>http://arief.disolo.com/bisnis-jual-beli-pecahan-uang-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2008 09:03:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Arief Fajar Nursyamsu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business Ideas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arief.disolo.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Lebaran masih kurang dua minggu lebih, tetapi persiapan menyambutnya tentu sudah dimulai sejak sekarang, misalnya: membeli tiket buat mudik, membeli baju lebaran, dan apapun lah. Tetapi ada hal lain yang juga dipersiapkan oleh sebagian orang, yaitu: pecahan (receh) uang baru. Animo sebagian besar masyarakat untuk memberikan uang saku (fitrah?) saat lebaran dalam pecahan uang baru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lebaran masih kurang dua minggu lebih, tetapi persiapan menyambutnya tentu sudah dimulai sejak sekarang, misalnya: membeli tiket buat mudik, membeli baju lebaran, dan apapun lah. Tetapi ada hal lain yang juga dipersiapkan oleh sebagian orang, yaitu: pecahan (receh) uang baru.</p>
<p>Animo sebagian besar masyarakat untuk memberikan uang saku (fitrah?) saat lebaran dalam pecahan uang baru benar-benar dimanfaatkan untuk meraih untung. Di Solo, di sepanjang Jl. Slamet Riyadi (seputar Gladak) hingga depan balaikota, banyak para penjual uang pecahan baru. Pecahan yang umumnya ditawarkan adalah pecahan 1.000, 5.000, 10.000, 20.000, tidak tahu apakah ada pecahan 50.000 dan 100.000.</p>
<p><span id="more-86"></span></p>
<p>Barusan saya menemukan <a title="Bisnis Jual Beli Pecahan Uang Baru" href="http://www.tempointeractive.com/hg/nusa/jawamadura/2007/09/22/brk,20070922-108191,id.html">arsip</a> dari Tempo Interaktif mengenai fenomena ini setahun yang lalu. Untuk 100 lembar uang 1.000an dijual seharga Rp 110.000, atau untung 10%. Tetapi saya tidak yakin kalau untuk pecahan yang lain juga akan &#8220;dijual&#8221; dengan mengambil keuntungan 10%. Barusan dapat info dari seorang rekan malah yang pecahan 1.000an dijual Rp 120.000 karena banyak yang nyari.</p>
<p>Apakah bisnis ini menguntungkan? Di Solo mereka rela panas-panasan kok untuk menawarkan barang dagangannya. Pas puasa lagi. Jadi apa kesimpulannya? <img src='http://arief.disolo.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Anda punya pengalaman membeli uang baru dari mereka? Atau ingin buka bisnis ini menjelang lebaran tahun depan?</p>
<p>Bisa tuh diperhitungkan <img src='http://arief.disolo.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arief.disolo.com/bisnis-jual-beli-pecahan-uang-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

