Peranan Jasa Kurir Di Bisnis Online
Posted in Online Business on August 29st, 2008 |
Saat ini saya sedang mengerjakan web toko online untuk produk yang saya pasarkan. Lumayan untuk memangkas modal awal, karena bisa saya kerjakan sendiri. Di web ini nantinya ada katalog produk dan tentu saja shopping cart. Di Indonesia ada beberapa toko online yang memberikan layanan gratis ongkos kirim ke seluruh daerah atau sebagian daerah dan ada toko online yang membebankan ongkos kirim kepada pembeli. Toko online saya, juga akan membebankan ongkos kirim ke pembeli. Nah di sini letak tantangannya.
Beberapa waktu yang lalu saya juga sempat melakukan survey terhadap beberapa rekan saya tentang kebiasaan mereka membeli barang secara online. Hasilnya akan saya bahas lain kali. Tetapi untuk posting kali ini akan saya titik beratkan pada komponen ongkos kirim.
Ongkos kirim adalah biaya yang dikenakan kepada pembeli sebagai biaya pengiriman dari toko ke alamat pembeli. Biaya ongkos kirim didasarkan atas berat dari barang termasuk packing-nya. Tetapi untuk berat yang sama akan berbeda juga ongkos kirimnya tergantung tujuannya. Ongkos kirim biasanya dihitung per kilogram. Jika barang (plus packing) beratnya kurang dari 1kg tetap dihitung 1 kg. Bahkan beberapa jasa kurir ada yang menggunakan range berat, misal 1-2 kg berbeda dengan 3-5 kg. Tentunya ini akan memberikan hasil yang berbeda pada komponen ongkos kirim, tetapi umumnya toko online membebankan ongkos kirim per kilogram.
Pesatnya pertumbuhan transaksi online di Indonesia membutuhkan perhatian bagi para pihak ketiga yang menyediakan jasa kurir pengiriman barang, misalnya Tiki, ESL Express, PT. Pos Indonesia dan masih banyak lagi. Saya yakin bahwa hampir semua toko online membutuhkan jasa kurir untuk mengirimkan barangnya ke pembeli.
Jika jasa kurir bisa mendukung toko online dalam penyediaan ongkos kirim yang bisa diintegrasikan ke aplikasi toko online, tentu akan memberikan nilai tambah. Si pemilik toko tinggal mengakses database kurir untuk setiap transaksi di tokonya, sehingga begitu checkout si pembeli langsung tahu berapa yang harus dibayarkan tanpa menunggu konfirmasi ongkos kirim dari penjual. Demikian juga di sisi penjual, tidak perlu melakukan perhitungan manual tetapi cukup mengecek pesanan, menunggu konfirmasi pembelian dan pembayaran, lantas tinggal mengirim barang melalui saja kurir.
Bagi jasa kurir ini pesatnya pertumbuhan toko online di Indonesia tentu akan menjadi pasar baru. Semakin banyak toko online, semakin terbuka pasar yang membutuhkan jasa kurir. Tetapi tentunya ada hal-hal yang perlu disiapkan oleh penyedia jasa kurir.
Apa saja yang perlu disiapkan oleh jasa kurir?
- Online database yang bisa diakses dengan aplikasi tertentu, atau menyediakan interface sehingga web toko online tinggal mengirimkan data-data yang dibutuhkan untuk memperoleh ongkos kirim secara real-time.
- Infrastruktur yang mendukung point (1)
Infrastruktur ini berupa jaringan internet untuk mendukung sistem realtime online - Layanan penjemputan terhadap barang yang akan dikirim
Tentunya dengan minimal jumlah atau berat tertentu - Diskon khusus bagi toko online yang menggunakan layanannya
Sebagai nilai tambah untuk menarik toko online menggunakan layanannya
Sepertinya pekerjaan besarnya adalah pada point (1) dan point (2), yaitu menyediakan online database yang bisa diakses oleh siapapun termasuk kompetitor termasuk infrastrukturnya. Nilai investasinya saya tidak bisa menentukan, tetapi jika ini digarap dengan serius maka pertumbuhan toko online akan semakin pesat dengan nilai transaksi yang jauh lebih banyak.
Tertarik untuk mengembangkannya?
Ada yang punya pendapat atau ide lain? Mungkin malah dari jasa kurir ada yang memberikan feedback. Saya persilahkan.
Catatan: Tulisan ini juga saya sertakan dalam kontes blog tentang bisnis online.
Popularity: 100% [?]

bagus mas arif, kira2 nanti produkku bisa dijual gak?
o iya, jasa pengiriman setahuku untuk harga kirim itu tidak hanya mempertimbangkan berat barang kirim saja, tetapi volume barang juga. jadi mana yang lebih besar nilainya itu lah yang diambil sebagai patokan mereka. seperti kemaren aku kirim kap lampu ke jogja dengan berat 2 kg, ukuran 60 cm x 60 cm x 40 cm, yang diambil besar volume barang sehingga biaya kirim 120ribu, padahal kalau diambil beratnya paling 20ribu saja. he he semoga bermanfaat
produk saya furniture dan aksesoris ( patung kayu, kaligrafi, jam dan mainan kayu berbagai macam bentuk). nanti tak kirimin contohnya, tapi foto lho bukan barangnya he he.
iya mas, karena makan tempat itu masalahny sehingga jadi mahal
Mas kalau mau buat laporan gmana? Ada tugas PkM dari kampuz nieh?
[...] 10. Arief Fajar Nursyamsu [...]
Halo kang Arief, salam kenal nih. Bahasan menarik nih kalo ngomong masalah toko online.
Ada juga toko online, cuma tingkat konversinya koq masih minim banget ya
? What’s wrong? Sepertinya saya masih perlu banyak belajar nih mas.
Mengenai biaya jasanya lewat apa mas?
terima kasih.. salam kenal. Sukses selalu..
Bahasan yang niche Mas……pelajari pasar sampai akarnya
Mas arif lam’kenal aku suka dengan pembahasan ini. Kalau dari sisi jasa kurir mereka biasanya sudah seperti toko online dan jasa kurirnya biasanya disebabkan pengirimannya yang continu contoh: misalnya sebuah bank kirim kalender dia tidak mau ambil pusing untuk barang kalendernya tapi dia tlp jasa kurirnya tuk ambil barang ke gudangnya ataupun pabriknya langsung, tinggal kasih data penerima beres.
mas Arief, artikelnya bermanfaat. Oya, ngomong2 sudah ada apa belum jasa kurir yg menyediakan online database untuk bisnis online? mohon info nya. thanks.
Mas..
Kalo mau aneka kripik buah,aneka camilan n makanan khas Malang, tengok aja:
java_food.indonetwork.co.id
Thanx..