Qurban Melalui SuperQurban
Posted in General on December 5st, 2008 | (8) Comments
Idul Adha sebentar lagi. Tentunya Anda juga sudah memilih kambing atau sapi untuk dikurbankan. Nah, jika Anda ingin menyalurkan hewan kurban Anda sendiri yang kebetulan surplus (banyak yang kurban dan semuanya termasuk golongan yang mampu), ada baiknya Anda mencoba menyalurkan ke daerah minus.
Kalau Anda tidak ingin repot-repot blusukan dan takut tidak tepat sasaran, ada baiknya memanfaatkan lembaga amil zakat yang bersedia menyalurkan hewan kurban. Salah satunya adalah di Rumah Zakat Indonesia. Program SuperQurban yang sukses, membuat RZI semakin diminati.
Apa itu SuperQurban? Berikut kutipan dari web RZI:
Ini adalah program optimalisasi pelaksanaan ibadah qurban dengan mengolah dan mengemas daging qurban menjadi kornet. Produk inovatif ini sebagai solusi yang mampu menjawab permasalahan pendistribusian daging qurban sampai ke daerah-daerah pelosok. Kornet awet hingga 3 tahun, dapat didistribusikan sepanjang tahun, dan efektif untuk pembinaan gizi dan aqidah.
Ya betul. Awet hingga 3 tahun. Artinya, kalau biasanya daging kurban tahan hanya 3 hari, jika dikornetkan bisa awet sampai 3 tahun. Sudah berbumbu pula. Tidak mubadzir kan?
Jika Anda di Solo dan ingin menyalurkan hewan kurban Anda melalui program SuperQurban RZI, silahkan menghubungi:
Rumah Zakat Indonesia Cabang Solo:
Telp: (0271) 7072671
Jl. Kalilarangan No. 39
Atau langsung dengan mas Luthfi di 0271 5858471.
Anda tidak perlu keluar kantor, tidak perlu keluar rumah. Dimanapun Anda, siap dijemput dana qurbannya. Bahkan sampai dengan H+2 (hari kedua tasyrik).
Anda mampu kan? Qurban yuk. Untuk tahun, patungan sapi per orang Rp 1.075.000, sedang kalau kambing Rp 850.000. Bisa kan?
Popularity: 22% [?]





insyaAllah, tpi ada gak yg 700an….??
One of my buddies is always talking about your blog at work – finally came and checked it out today, nice work! I’m subscribing to your rss feed – keep on posting!
terima kasih atas infonya mas…tambah satu lagi ni pembendaharaan lokasi zakat-ku…
nice info mas
semoga pemanfaatan dan distribusi superqurban sampai pada yang benar-benar membutuhkan ^^
Pernah iseng itung2 zakat pake software, ternyata jumlah pemasukan dan pengeluaran saya membuat saya belum jadi wajib zakat tu…hehehe…salam hangat selalu bloger BENGAWAN
Di daerah-daerah yang masyarakatnya rata-rata relatif lebih sejahtera, program ini sepertinya cocok banget.
*di kampung saya lebih suka beleh langsung bagi dan aem-aem, nyam nyam… penerima daging kurban masih di bawah kapasitas…
@Tukang Nggunem
Mesti softwarenya error kuwi.
cara kurban jadi lebih modern. begitulah memang seharusnya! tidak hanya ritual agama tapi juga menjadi wujud solidaritas sosial yang bentuknya disesuaikan dengan kemajuan zaman.