[SOLVED] Can Not Delete Thumbnail In User Photo Plugin

Posted in WordPress on June 27st, 2008 | (4,551) Comments

Solution for problem on: http://wordpress.org/support/topic/166501?replies=3

Here is a solution if you can not delete the picture thumbnail generated by User Photo plugin for WordPress. User Photo is a plugin to let your blog member to upload their picture.

To solve the problem, cialis you just need to edit the plugin file (user-photo.php) around line 212.


$thumbpath = ABSPATH . "/wp-content/uploads/userphoto/" . basename($userdata->userphoto_image_file);

Change it to:


$thumbpath = ABSPATH . "/wp-content/uploads/userphoto/" . basename($userdata->userphoto_thumb_file);

Save the file and you can start delete your thumbnail. Make sure that your file permission is set correctly (777 or 775).

It seems that the developer forgot to change userphoto_image_file to userphoto_thumb_file.

Mengganti String Secara Masal Di Database MySQL

Posted in Web Development on April 9st, 2008 | (4,425) Comments

Beberapa waktu yang lalu, stuff saya bertanya kepada mas Jauhari tentang cara menghandle URL untuk uploaded file di WordPress. Secara default, store WordPress akan menggunakan recent URL (URL web, dalam kasus saya adalah: http://local.web/) pada meta file yang diupload.

Saya sedang mengerjakan sebuah website berbasis WordPress dan berencana mengisi content di localhost. Masalah yang saya temui tentu saja saat melakukan upload file, maka meta di file tersebut akan terisi: http://local.web/wp-content/uploads/…”. Sehingga ketika saya upload ke hosting, pasti bakalan ada masalah jika ada post yang menggunakan file tersebut. Misalnya untuk image tag <img src=”..”>.

Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Yaitu:

  1. Mengisi content secara online dengan menggunakan URL yang sebenarnya. Tetapi tentu saja saya harus online.
  2. Membuat virtual host dengan domain sama persis dengan yang akan digunakan. Tetapi akan menimbulkan masalah kalau saya akan mengakses web yang sebenarnya (versi lama), walaupun bisa dinyalakan atau dimatikan dengan mengedit file hosts.
  3. Mengganti semua string “http://local.web/” menjadi “http://domain.com/” di dalam post, secara manual (Manage > Post > Edit).
  4. Mengganti semua string “http://local.web/” menjadi “http://domain.com/” di setiap record di dalam database.

Solusi yang saya pilih adalah menggunakan opsi no 4. Mengganti string di MySQL dengan metode “find replace”. Cara melakukakannya juga mudah. Bisa mengunakan phpMyAdmin atau console MySQL. Berikut ini perintah untuk mengganti string secara masal di database MySQL.

UPDATE nama_tabel SET nama_kolom = REPLACE(nama_kolom,"string_asal","string_pengganti")

Jika bekerja dengan WordPress, dan ingin mengupdate semua post yang memiliki string http://local.web/, berikut contoh perintah SQL-nya.

UPDATE `wp_posts` SET `post_content` = REPLACE(`post_content`,"http://local.web/","http://domain.com/")

Selesai. Tetapi saat menulis ini saya kembali berpikir ulang, dan saya pikir opsi nomer 2 lebih praktis buat saya. Tinggal memberi tanda # pada record yang menunjukkan bahwa domain.com berada di 127.0.0.1 :D

Pilihan mana yang cocok buat Anda?

Catatan tambahan:

Arief Di Solo

Posted in General on April 3st, 2008 | (3,873) Comments

Alhamdulillah, prescription akhirnya saya bisa juga menempati rumah baru di arief.disolo.com. Terima kasih buat Mandiri Hosting yang sudah menyediakan space untuk blog ini.

Karena masih baru, viagra sale maka saya harus usung-usung untuk memindahkan posting dari rumah lama e sini. Nyicil sedikit demi sedikit, karena kontrakan di rumah lama masih gratis. Berharapnya semua posting bisa dipindahkan secara manual.

Lho, kan di WordPress ada export-import? Ah WordPress kan tidak bisnis export-import, mana bisa? Hehehehe

Alasan saya untuk memindahkan secara manual adalah biar topik-topik di rumah lama masih bisa diakses oleh pengunjung. Kalau saya main export-import, nanti ada efek samping yang tidak bagus. Jika saya hanya melakukan export-import tanpa menghapus blog Riefsa, ini bisa jadi Dupplicate Content Issue yang tentu saja tidak disukai oleh Google. Agar disukai oleh Google, berarti blogĀ  Riefsa harus dihapus. Nah kalau blog Riefsa dihapus, kasihan pengunjung yang sudah Googling dan menemukan blog Riefsa tapi menemui pesan “This Blog Has Been Deleted”.

Jadi solusinya adalah dengan memindahkan posting-posting saya secara manual dan mengganti isi posting di sana dengan “Posting ini telah dipindah ke …” :D

Selamat datang di blog ini. Halaman kontak masih saya buat. Maaf tidak ada acara slup-slupan.

Terima kasih.

RSS